teng teng teng
bel sekeloh pun berbunyi..
di koridor kelas tampak murid murid berhamburan bersiap siap untuk pulang
di suatu kelas tampak seorang anak sedang memasukkan buku buku pelajaran nya.
“a, buruan jadi ga nek ke bip?”
“jadilah,” si a pun bergegas memberesekan bukunya.
“yuk berangkat” kata si a pada b.
mereka pun lalu berjalan keluar kelas dan menuju tempat parking motor.
“boncengin gw donk” di b melempar kunci motor pada a.
brum brum brum …
sesampai di BIP.
“kira kira yang bagus yang mana ya?” tanya b pada a sambil menimang nimang 2 jenis bola kaca di kedua tangannya.
” tau ah, gw mana jago dalam hal milih kado. Tp kayaknya yg di kiri lebih cocok deh” kata a sambil melirik pada bola kaca yang ada di tangan kiri b.
b lalu menimang nimang.
“kayaknya gw ikutin de saran lo”
“mbak mbak, saya ambil yang ini ya, bisa sekalian di bungkus kan?”
“bisa, mau buat hadiah ulang tahun ya, bentar ya mas.”
sambil menunggu hadiah nya di bungkus mereka melihat2 benda benda di sekitar.
tiba tiba pandangan mata a tertuju pada satu sosok.
“kenapa dia ada di sini?”
ya, tak jau dari kedua pemuda itu tampak segerombolan gadis yang lagi memilih milih sesuatu dan diantarnya ada seorang gadis yang ditatap oleh si a.
gadis itu ….
——-3 minggu yang lalu—–
“adu, lo ngerti ga ap yg di tulis di papan tulis? gw kok ga nangkep ya” kata si b sama a
“ooh, itu gampang kok, tar gw ajarin de pas istirahat ” kata si a pada b.
“a, bisa tolong ibu bentar? kamu ke ruang guru ambilkan kapur warna warni di meja ibu ya”
“iy bu”
si a pun melangkah keluar kelas dan menuju meja guru.
“permisi pak, mau ambil kapur di meja ibu c”
“oh, silahkan”
tepat ketika si a mau mengambil kotak kapur
tiba dr samping ada seseorang yg juga mau mengambil kotak kapur tersebut.
si a pun terkejut
“loh”
“loh” ini meja pak d kan?
“bukan ini meja bu c”
“oh, maaf” kata si e sambil tersipu malu
~~~~~to be continued~~~~~~
~~sebuah plot cerita dengan alur dan penokohan yang belum fixed~~~~
********suspended dolo, penulisnya lage kehilangan ide dan gairah buat ngelanjutin*****