ini cerita tentang seseorang yang mempunyai keberanian untuk mengungkapkan apa yang ada di dalam hatinya, nice inspiration friend.
Suatu hari ada seorang prajurit yang baru memiliki level 5 dan hanya bersenjatakan senjata kayu menyerang big bos yang mempunyai level 100 untuk menyelamatkan tuan putri, tebak apa yang terjadi? seperti yang diketahui prajurit tersebut kalah dengan 1x serangan dari big bos tersebut, tak ada lagi kesempatan karena sudah terkalahkan istilah lainya game over. Ada yang ngerti maskud perumpamaan ene? gw jg pada awalnya kagak ngerti maksud dr perumpamaan yang diberikan temen gw ini wkwkwkwk, ternyata ada kegetiran di dalam nya, yang tabah ya friend setidaknya lo berani mencoba ga kayak gw yang tinggal nyaman di zona aman, apakah karena gw masih meningkatkan level ampe 100, entahlah kagak tau deh.
Tapi perumpamaan dan kisah lo kali ini bener bener buat gw mikir dalem banget… “setidaknya gw ada usaha walau level gw belom cukup, dibandingkan seseorang yang hanya mengandalkan teori tapi tidak pernah mencobanya . Setidaknya Hati gw pernah merasakan suatu kebahagian karena pernah mengucapkan kata itu kepada seseorang walaupun pada akhirny tetep bikin gw sakit”
Trus ada lagi kisah tentang temen gw yang lainnya yang bisa dibilang kebetulan atau emang sudah rencana dr Tuhan, kok agak agak mirip sama temen gw yang satu nya walau dari sudut pandang yang lainnya. Seorang prajurit berlevel 5 ingin menyelamatkan seorang putri yang di tawan oleh big boss level 100, dia tahu jika ia melawan saat itu akan sia sia, jd dia pergi menyepi dan berharap ada kesatria lain yang mampu menolong putri tersebut, prajurit tersebut menyepi dalam waktu yang lama hingga suatu hari dia menyadari dia merasakan penyesalan kenapa waktu itu tidak menyelamatkan putri setidaknya ada usaha, kini dia tidak tahu lagi bagaimana kabar putri tersebut karena sudah tidak ada lagi desas desus nya di kerajaan.
Yang tersisa pada akhirnya hanya penyesalan karena takut untuk mencoba, sekarang rasa itu meninggalkan bekas dihati karena tidak ada jawabannya, kosong? tentu ada karena membuat berandai andai, seandainya waktu itu ……
Thanx friend kisah kalian berdua membuat ku jadi tambah bingung, dunia kenapa dibikin begitu rumit oleh suatu emosi yang bernama xxxx ….. seandainya setiap orang punya kemampuan untuk membaca pikiran orang lain apakah akan lebih baik? entahlah misteri ini sungguh begitu besar diluar logika dan pikiran, apakah hati yang mampu menjawabnya, melepaskan segala logika dan tunduk pada perasaan hati apakah akan membuat ini menjadi lebih baik… quess it.
NB: Rasa itu mungkin akan menyebabkan sakit dan kehancuran tapi hidup dalam ketidak tahuan karena tidak berani mengambil kesempatan juga menyebabkan sakit karena kebingungan dan kehampaan. Dan terima kasih juga kepada seseorang yang lain lagi yang membuat aku tahu sedikit demi sedikit tentang misteri terbesar itu, karena kamu aku ada disini.
lebih baik mencengah daripada mengobati, tapi ga ada noda kan ga belajar
**apaaa coba?? xD
Di dunia nyata tetap harus berpikir realistis, karena hidup bukan novel.